Postingan

Polisi Kenangan — Ogawa Yoko

Gambar
Polisi Kenangan adalah novel karya Ogawa Yoko yang sudah beberapa waktu saya baca di iPusnas. Sebenarnya saya menyelesaikannya dengan cukup cepat. Namun sulit sekali menuliskan reviunya. Buku ini sangat istimewa. Selesai membacanya, saya masih terkenang-kenang beberapa lama. Tapi tak tahu bagaimana mengungkapkannya. Polisi Anti Kenangan Novel ini menceritakan seorang penulis yang tinggal di sebuah pulau. Penduduk pulau itu sedikit demi sedikit melupakan berbagai banyak hal. Berbagai benda, hewan, dan tumbuhan satu per satu menghilang di pulau itu. Suatu pagi, tiba-tiba tak ada lagi burung, tak ada topi, parfum, lonceng. Lalu perlahan, orang-orang melupakan keberadaannya. Demikian juga saat mawar tiba-tiba memenuhi sungai, mengalir entah ke mana, untuk kemudian tiada. Polisi Kenangan bertugas memastikan lenyapnya benda-benda itu. Mereka memangkas bunga-bunga, menyita benda-benda, membakar semua yang tersisa. Mereka juga menahan orang-orang yang tak bisa lupa. Termasuk ibu penulis yang ...

Sahabat Bumi — D.K. Wardhani dan Watiek Ideo

Gambar
Sejak tahun 1970, 22 April diperingati sebagai Hari Bumi. Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog bulan April 2024 ini pun mengambil tema Bumi. Saya menjadi salah satu pesertanya dan telah memberikan suara dalam votingnya. Saat menulis ini, tantangan sedang dalam tahap penghitungan poin pemenang. Periode tantangan berakhir, diskusi tentang lingkungan di Grup Telegram MGN bukannya mereda. Malah makin ramai dengan tambahan bahan pembicaraan dari tulisan-tulisan setoran tantangan yang masuk. Banyak dari mamah-mamah yang mereferensikan D.K. Wardhani sebagai acuan dalam aksi cinta lingkungan. Penasaran, saya cari di iPusnas. Ternyata banyak buku anak hasil karya penulis pecinta lingkungan yang juga seorang Mamah Gajah ini yang tersedia di sana. Salah satunya adalah  Sahabat Bumi , yang disusunnya bersama Watiek Ideo. Kumpulan Cerita Sahabat Bumi merupakan kumpulan lima cerita yang berkaitan dengan peran yang bisa dilakukan bersama anak-anak dalam menjaga kesehatan bumi. "Taman Gantun...

Avec les Fées — Sylvain Tesson

Gambar
Sejalan dengan agenda Le Printemps des Poètes 2024, Médiatheque Centrale Le Cannet memilih buku Avec les Fées sebagai bahasan pertemuan Club Lecture, Sabtu 23 Maret 2024 yang lalu. Buku ini ditulis oleh Sylvain Tesson, yang juga merupakan parrain , yang merepresentasikan Printemps des Poètes tahun ini. Penjelajahan Laut dan Darat Dalam buku ini, Sylvain Tesson mencatat perjalanan pelayarannya di perairan Atlantik. Dimulai dari Spanyol, menyusuri pesisir Prancis, ke Inggris, Irlandia, Skotlandia, hingga akhirnya keembali ke Prancis.  Dia ingin mencari peri. Peri yang dalam definisinya adalah kualitas dari sebuah kondisi riil yang diungkap oleh disposisi pandangan. Cara memandang dunia dengan mendeteksi keajaiban yang ada di dalamnya. Untuknya, peri adalah pantulan matahari di atas permukaan air laut, gemerisik angin di dedaunan, atau butiran embun di bulu binatang (hal. 11). Sylvain melakukan perjalanan ini bersama dua kawannya: Arnaud Humann dan Benoit Letteron. Mereka berhenti di...

Suite Inoubliable — Mizubayashi Akira

Gambar
Sibuk dengan e-book untuk MGN dan e-book untuk MPP membuat saya tak sempat banyak membaca bulan Maret ini. Apalagi menulis ulasan. Padahal ada Suite Inoubliable yang sudah saya selesaikan sejak akhir Februari. Perjalanan Selo Goffriller Buku dimulai dengan setting Jepang pada tahun 1945. Ken Mizutani, seorang pemain selo mengunjungi Hortense Schmidt, seorang luthier (orang yang pekerjaannya membuat dan memperbaiki alat musik gesek. Apa ya, istilah bahasa Indonesianya?) berkebangsaan Prancis. Ken menitipkan selonya sebelum berangkat berperang. Selo  buatan  Matteo  Goffriller tahun1712 itu dipinjamkan  selama 7 tahun sebagai hadiah atas kemenangannya dalam sebuah kompetisi internasional di Lausanne pada tahun 1939.  Dan ternyata memang kemudian Ken tak kembali. Hortense lah yang akhirnya mengembalikannya ke Prancis dan menetap di negeri kelahirannya itu. Kisah melompat ke Paris pada tahun 2016 di mana Guillaume Walter menemukan masalah pada selo Goffriller-ny...

Un Simple Diner — Cécile Tlili

Gambar
Menjelang Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret nanti, Mediathéque Le Cannet memilih buku yang bertema perempuan sebagai bahasan Club Lecture 17 Februari yang lalu. Ya, pertemuan dimajukan, seperti Januari. Pindah ke Sabtu ketiga, bukan keempat seperti sebelumnya. Tapi lagi-lagi saya lupa bertanya kenapa. Hehehe. Pilihan jatuh pada Un Simple Diner , novel pertama Cécile Tlili, salah seorang pendiri Ecole Walt, sekolah khusus untuk anak-anak yang didiagnosis dengan gangguan neuro-atipikal. Makan Malam yang Tidak Simpel Kisah dibuka dengan Claudia yang sedang sibuk di dapur. Suaminya Etienne mengundang pasangan suami-istri Rémi dan Johar untuk makan malam. Claudia menyiapkan kare sebagai hidangan meski cuaca sedang gerah di musim panas. Claudia adalah perempuan sangat pemalu. Makan malam itu membuatnya sangat tegang. Apalagi sebenarnya dia tidak menyukai Johar. Johar yang berkarir sukses sangat penuh kepercayaan diri. Claudia sempat merasa diabaikan di sebuah acara, yang membuatnya k...