Postingan

Chats sur Ordonnance — Syou Ishida

Gambar
Buku Chats sur Ordonnance (猫を処方いたします) karya Syou Ishida ini adalah buku pertama yang saya beli di tahun 2026. Sudah saya lirik sejak rilis versi poche -nya Oktober 2025. Bahkan sejak pertama kali terbit versi bahasa Prancis oleh penerjemah Diane Durocher Oktober 2024.  Namun entah kenapa, setiap mau membeli, ada saja yang menghalangi. Ada periode tak bisa menemukannya di manapun padahal saya berniat menghadiahi diri untuk ulang tahun. Dan akhirnya saya membelinya malah saat sedang mengantar teman mencari buku, awal Januari lalu. (Ya, saya masih perlu memperpendek jarak antara membaca dan menulis reviu!) Klinik Nakagyo Ada 5 cerita dalam buku ini. Seluruhnya berlatar di Kyoto dengan pusat cerita Klinik Nakagyo yang dikelola oleh Dokter Nike dan Perawat Chitose. Klinik ini unik. Dokter Nike, tidak meresepkan obat kepada pasien yang berkonsultasi padanya. Pasien akan pulang dengan membawa kucing, dengan "dosis" yang berbeda! Shûta yang tak bahagia di tempat kerjanya, pulang b...

The Healing Season of Pottery — Yeon Somin

Gambar
Saya meminjam The Healing Season of Pottery tanpa mengantri. Saat iseng browsing, pas kebetulan tersedia, langsung saya sambar saja. Beruntung? Ya, memang beruntung sih, secara saya masih mengantri 3 buku lain di DLKL saat itu. Cuma, saya pribadi sedang merasa agak jenuh membaca buku-buku manis penuh pesan pengembangan diri. Apalagi ini bertema tembikar. Eh? Studio Tembikar Bercerita tentang Yu Jungmin yang sudah sekian waktu mengurung diri di kamar kontrakannya. Sebelumnya, dia adalah seorang penulis skenario untuk acara televisi. Namun dia memutuskan berhenti bekerja. Sejak itu, dia hanya keluar rumah secara minimal, kalau ada perlu saja. Suatu hari, Jungmin memutuskan untuk keluar rumah. Karena panasnya cuaca Agustus itu, dia ingin berhenti di sebuah kafe. Untuk minum, juga untuk mencari AC. Masuklah dia ke dalam satu pintu di antara jajaran kafe yang ada. Ternyata itu bukan kafe, melainkan sebuah studio tembikar. Johee, pemilik studio, menawarkan kopi yang memang hendak disiapkann...

Bristol — Jean Echenoz

Gambar
Sampai saat ini, saya masih biasa menunggu keluarnya format poche (versi pocket , ukuran kecil, semacam buku saku) untuk membeli buku. Sabar-sabar menunggu paling tidak satu tahun sejak rilisnya, lah. Untuk menghemat dana, tentu saja! Kecuali saat bertemu langsung dan mendapat tanda tangan penulisnya, serta buku-buku untuk Club Lecture yang seringkali merupakan keluaran baru.  Karya-karya Jean Echenoz adalah satu-satunya yang mutlak saya relakan untuk membeli versi broche (ukuran "normal" paperback )-nya tanpa syarat.  Novel Bristol sudah saya lirik sejak rilisnya Januari 2025 lalu. Namun akhirnya baru bisa terbeli November untuk menghadiahi diri saat ulang tahun. Dan ya, itupun terlambat! Robert Bristol, sang Sutradara  Menceritakan tentang Robert Bristol, seorang sutradara film yang ingin mengadaptasi sebuah novel. Sang penulis setuju, dengan syarat mengambil seorang aktris muda pilihannya, Celeste Oppen, sebagai pemeran utamanya. Bristol pun sepakat. Syuting film b...

Welcome to the Hyunam-dong Bookshop — Hwang Bo-reum

Gambar
Novel Welcome to the Hyunam-dong Bookshop karya Hwang Bo-reum ini saya selesaikan dengan penuh perjuangan! Saya harus meminjamnya 3 kali untuk bisa menuntaskan 320 halaman fisiknya. Ditambah lagi, novel ini begitu populernya sehingga antrian peminjam sangat panjang. Saya harus menunggu lama setiap kali meminjam ulang.  Dari pertama meminjam di awal Juli, saya baru menyelesaikannya pertengahan November! Gubraks nggak sih? Hahaha. Toko Buku Yeong-ju Menceritakan tentang Yeong-ju yang memutuskan untuk membuka toko buku. Awalnya, alasannya sederhana saja: karena dia suka membaca. Namun kemudian dia menyadari bahwa suka membaca saja tidak cukup untuk mengelola toko buku. Dia pun pertama beride untuk merekrut seorang barista agar kopi yang disajikan bagi para pelanggan lebih berkualitas. Lalu dia mengadakan diskusi buku, mengundang penulis, mengadakan lokakarya kepenulisan, ... Berbagai kegiatan diadakan untuk membuat toko bukunya menjadi tempat berkumpulnya pecinta buku, tak sekedar s...

La Maison aux Livres — Enis Batur

Gambar
Pertemuan Club Lecture bulan Oktober 2025 diadakan lebih awal. Biasanya dijadwalkan di Sabtu ketiga, kali ini diselenggarakan di Sabtu pertama. Sekalian meramaikan Biblis en Folies, sebuah acara memasyarakatkan perpustakaan yang dicanangkan pertama kali tahun 2024 lalu ... dan saya tak ingat sama sekali! Heu.... Buku yang dipilih kali ini adalah La Maison aux Livres (Rumah Buku) karya seorang penulis Turki Enis Batur yang diterjemahkan ke dalam bahasa Prancis oleh François-Michel Durazzo . Warisan  Perpustakaan   Menceritakan tentang seorang penulis yang tetiba mendapat warisan dari orang tak dikenal. Seorang pengacara menemuinya untuk memberi kabar itu. Sang pengacara tidak boleh menginformasikan tentang siapa profil Pewaris. Dia hanya bisa memberitahu bahwa warisannya berupa perpustakaan dan sang penulis boleh mengunjunginya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengambilnya atau tidak. Segala urusan tentang perpustakaan sudah ditangani. Segala biaya, perawatan, semua s...