Postingan

Bristol — Jean Echenoz

Gambar
Sampai saat ini, saya masih biasa menunggu keluarnya format poche (versi pocket , ukuran kecil, semacam buku saku) untuk membeli buku. Sabar-sabar menunggu paling tidak satu tahun sejak rilisnya, lah. Untuk menghemat dana, tentu saja! Kecuali saat bertemu langsung dan mendapat tanda tangan penulisnya, serta buku-buku untuk Club Lecture yang seringkali merupakan keluaran baru.  Karya-karya Jean Echenoz adalah satu-satunya yang mutlak saya relakan untuk membeli versi broche (ukuran "normal" paperback )-nya tanpa syarat.  Novel Bristol sudah saya lirik sejak rilisnya Januari 2025 lalu. Namun akhirnya baru bisa terbeli November untuk menghadiahi diri saat ulang tahun. Dan ya, itupun terlambat! Robert Bristol, sang Sutradara  Menceritakan tentang Robert Bristol, seorang sutradara film yang ingin mengadaptasi sebuah novel. Sang penulis setuju, dengan syarat mengambil seorang aktris muda pilihannya, Celeste Oppen, sebagai pemeran utamanya. Bristol pun sepakat. Syuting film b...

Welcome to the Hyunam-dong Bookshop — Hwang Bo-reum

Gambar
Novel Welcome to the Hyunam-dong Bookshop karya Hwang Bo-reum ini saya selesaikan dengan penuh perjuangan! Saya harus meminjamnya 3 kali untuk bisa menuntaskan 320 halaman fisiknya. Ditambah lagi, novel ini begitu populernya sehingga antrian peminjam sangat panjang. Saya harus menunggu lama setiap kali meminjam ulang.  Dari pertama meminjam di awal Juli, saya baru menyelesaikannya pertengahan November! Gubraks nggak sih? Hahaha. Toko Buku Yeong-ju Menceritakan tentang Yeong-ju yang memutuskan untuk membuka toko buku. Awalnya, alasannya sederhana saja: karena dia suka membaca. Namun kemudian dia menyadari bahwa suka membaca saja tidak cukup untuk mengelola toko buku. Dia pun pertama beride untuk merekrut seorang barista agar kopi yang disajikan bagi para pelanggan lebih berkualitas. Lalu dia mengadakan diskusi buku, mengundang penulis, mengadakan lokakarya kepenulisan, ... Berbagai kegiatan diadakan untuk membuat toko bukunya menjadi tempat berkumpulnya pecinta buku, tak sekedar s...

La Maison aux Livres — Enis Batur

Gambar
Pertemuan Club Lecture bulan Oktober 2025 diadakan lebih awal. Biasanya dijadwalkan di Sabtu ketiga, kali ini diselenggarakan di Sabtu pertama. Sekalian meramaikan Biblis en Folies, sebuah acara memasyarakatkan perpustakaan yang dicanangkan pertama kali tahun 2024 lalu ... dan saya tak ingat sama sekali! Heu.... Buku yang dipilih kali ini adalah La Maison aux Livres (Rumah Buku) karya seorang penulis Turki Enis Batur yang diterjemahkan ke dalam bahasa Prancis oleh François-Michel Durazzo . Warisan  Perpustakaan   Menceritakan tentang seorang penulis yang tetiba mendapat warisan dari orang tak dikenal. Seorang pengacara menemuinya untuk memberi kabar itu. Sang pengacara tidak boleh menginformasikan tentang siapa profil Pewaris. Dia hanya bisa memberitahu bahwa warisannya berupa perpustakaan dan sang penulis boleh mengunjunginya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengambilnya atau tidak. Segala urusan tentang perpustakaan sudah ditangani. Segala biaya, perawatan, semua s...

I Hear Your Voice — Kim Young-ha

Gambar
Waktu melihat judul I Hear Your Voice di Digital Library of Korean Literature , saya langsung terpikir pada sebuah drakor yang berjudul sama. Novel yang menginspirasinya kah? Ternyata bukan.  Novel karya Kim Young-ha ini sama sekali tak ada hubungannya dengan drakor yang dibintangi oleh Lee Bo-young dan  Lee Jung-suk . Persahabatan Jae dan Dong-gyu Menceritakan tentang Jae, seorang anak yang dilahirkan di toilet terminal bus. Ibunya meninggal karena pendarahan berat, Jae yang diabaikan begitu saja di lantai toilet dipungut dan diasuh oleh seorang perempuan pemilik warung kopi. Jae dan ibu angkatnya tinggal menyewa apartemen di sebuah gedung yang dimiliki oleh keluarga Dong-gyu. Jae dan Dong-gyu yang seumuran, bersahabat sejak kecil. Mereka juga belajar di sekolah yang sama. Jae bahkan seolah menjadi penerjemah untuk Dong-gyu yang sempat mengalami mutisme di masa kecilnya. Sayang sekali mereka harus terpisah saat rumah yang mereka tinggali digusur untuk proyek peremajaan wila...

Nos Séparations — David Foenkinos

Gambar
Nos Séparations sudah saya miliki sejak lama. Tanpa sengaja. Tahun 2011 itu saya ingin membeli karya terbaru David Foenkinos , Les Souvenirs , yang dipromosikannya di Festival Livre Mouans Sartoux. Seperti biasa, saya tak mau mengambil eksemplar yang ada di tumpukan teratas. Sampai di rumah saya baru sadar, ternyata yang saya ambil bukan buku yang sama! Saking ngambeknya, buku terbitan 2008 itu saya anggurin lama. Bahkan saya tak mau membaca buku David Foenkinos yang lain. Sampai saat Club Lecture memilih Lennon sebagai bahasannya, dan sang penulis hadir di Fnac Cannes untuk mempromosikan buku terbarunya saat itu, Numero Deux . Kisah Cinta Fritz dan Alice Menceritakan tentang kisah cinta Fritz dengan Alice, yang tampak mulus-mulus saja pada awalnya, tetapi kemudian ternyata mengalami banyak cobaan. Hubungan mereka putus-sambung beberapa kali.  Dari kecemburuan Fritz akan teman kecil Alice, sampai soal ketidakcocokan dengan calon mertua, dan puncaknya skandal selingkuhan yang meng...