Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2026

Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang

Gambar
Saya tidak merasa bisa memahami puisi. Saat ada yang merekomendasikan buku kumpulan puisi, saya cenderung skip . Sempat sih, beberapa kali mencoba, tapi lalu mengabaikan setelah beberapa halaman. Saat Butet ujian nasional bahasa Prancis dan meminta saya ikut membaca bahannya pun, saya memintanya memilah puisi yang ingin dia bahas saja. Tak semuanya. Namun, saat mencari buku Rintik Sedu di iPusnas dan menemukan kumpulan puisi  Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang , saya tertarik membacanya. Dialog Dua Karakter Ketertarikan saya akan buku ini, tentu tak lepas dari kolaborasinya dengan sang Maestro, Sapardi Djoko Damono . Puisi dalam buku ini merupakan dialog antara kedua penulis. Ya, kedua penulis. Dalam puisi pertama jelas disebutkan nama Nadhifa Allya Tsana, nama asli dari Rintik Sedu. Namun tak disebutkan apakah karakter kedua adalah Eyang Sapardi. Puisi-puisi dalam buku ini dibagi menjadi 3 bagian:  - "Ketukan Pintu" membuka buku dengan semacam perkenalan. Menyiapkan pembaca m...

Teori Tawa dan Cara-cara Melucu Lainnya

Gambar
Buku Teori Tawa dan Cara-cara Melucu Lainnya adalah satu lagi dari sekian buku yang saya antri sejak lama di iPusnas. Seingat saya, buku karya Kai Elian ini direkomendasikan oleh salah satu  akun Instagram  yang dimiliki grup  Gramedia. Entah akun yang mana. Entah dalam rangka apa. Kemungkinan sih rekomendasi buku-buku bertema komedi. Kuma dan Bo Menceritakan tentang Kumala, putri sulung dari pasangan pelawak senior Koko Komika dan presenter terkenal Keke Kumalasari. Masalahnya, berbeda dengan Kaka yang Youtuber dengan 14 juta subscriber atau Kiki yang baru 11 tahun tapi sudah sering ikut papanya show dan memiliki banyak penggemar, Kumala tidak bisa melawak! Keluarga Komika berencana membuat acara spesial yang mewajibkan Kuma untuk tampil. Kuma mencari berbagai cara untuk meningkatkan kemampuannya melucu. Salah satunya adalah bergabung dengan Kafe Ceria tempat berkumpulnya komunitas stand-up . Di kafe itu Kuma bertemu dengan Bonaventura. Bo tidak bisa tertawa! Kuma pun...